DEBARKASI MIGAS SUMSEL! POLDА TANGKAP 1,26 JUTA LITER BBM ILEGAL, 50 TRUK RAJAWALI, DAN BUKA JALAN LEGAL BAGI RAKYAT

Terkini 27 Jul 2026 22:46 2 min read 70 views By Redaksi
DEBARKASI MIGAS SUMSEL! POLDА TANGKAP 1,26 JUTA LITER BBM ILEGAL, 50 TRUK RAJAWALI, DAN BUKA JALAN LEGAL BAGI RAKYAT
Penegakan Tanpa Kompromi, Solusi Tanpa Pengecualian: Wajah Baru Pengamanan Energi di Bumi Sriwijaya.

PALEMBANG || Saluran Rakyat — Sebuah pukulan telak bagi jaringan penjarah energi dan angin segar bagi warga yang ingin berniaga jujur! Di bawah terik matahari UPPKB Kertapati, Palembang (27/7/2026), Polda Sumatera Selatan memamerkan kemenangan besar: menyelamatkan lebih dari 1,26 juta liter kekayaan negara dari lubang gelap, sekaligus membuka pintu kebebasan ekonomi bagi sumur-sumur rakyat yang selama ini terpasung aturan.

 

DATANYA MENGGEMPARKAN: 96 LUBANG JAHAT DITUTUP, 129 TANGAN JAHIL DIPASUNG

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, gempuran polisi tak kenal ampun:

✅ 96 Perkara dibongkar sampai akar

✅ 129 Tersangka diringkus

✅ 50 Armada perang mafia disita: dari mobil penumpang hingga truk tronton raksasa roda sepuluh

✅ 11 Pabrik gelap (illegal refinery) diratakan, selamatkan 125 ribu liter minyak mentah dari pembakaran liar.

"Perkara terus bergerak cepat: 26 berkas P21, 24 Tahap II, sisanya dikejar waktu," lapor Dirreskrimsus dengan tegas.

 

KAPOLDA: TANGAN KANAN IZINKAN, TANGAN KIRI HANCURKAN

Puncak kebijaksanaan ini hadir dalam Permen 14 Tahun 2025. Kapolda menjelaskan: "Sumur tua dan sumur rakyat tak perlu sembunyi lagi. Bergabunglah lewat Koperasi/BUMD, diverifikasi SKK Migas, dan suplai ke Pertamina—kini halal dan berkah!"

"Tapi bagi mafia yang memeras rakyat dan menolak berdamai dengan hukum, kami keroyok habis-habisan!" tegasnya di hadapan jajaran TNI, Kejaksaan, dan SKK Migas.

 

SIMBOL KEKUATAN NEGARA DI BUMI SRIWIJAYA

Barisan puluhan truk raksasa dan lautan tumpukan BBM hari ini adalah bukti hidup: Sumsel tak lagi menjadi tempat bermain curang. Polri hadir bukan hanya untuk menangkap, tapi memberi solusi. Di sini, yang ilegal ditumpas, yang jujur dipelihara. Ini adalah wajah baru penegakan hukum: Adil, Tegas, dan Berkeadilan Ekonomi.

Recent Articles

Chat with us on WhatsApp